Pengunjung Hari Ini


widgeo.net

KECAPI SULING

ANGGARAN DASAR FRONT PENYELAMAT ISLAM

Bismillahirrahmanirrahiim

Sholawat dan salam tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wassalam, semoga pula terlimpah kepada para sahabat dan tabi’i-tabi’it tabi’in biihsani ilayaumiddin.

BAB I

MAKSUD DAN TUJUAN PEMBENTUKAN

FRONT PENYELAMAT ISLAM dibentuk karena melihat fenomena Gerakan Organisasi Massa Islam yang begitu lambat untuk merespon atas TRAGEDI PEMBANTAIAN UMAT ISLAM, baik yang berada diluar negeri apalagi yang didalam negeri. Fenomena ini membuat kami tergerak untuk melakukan sesuatu yang lebih terfokus, terinci dan menyeluruh agar permasalahan umat segera bisa teratasi.

Pasal 1

Maksud didirikannya atau dideklarasikannya organsasi ini adalah guna menyatukan sudut pandang yang berbeda dan bersinergi antara kekuatan PEMIKIR, PEMODAL dan PENYANDANG MASALAH. Dengan arti kata, meleburnya Tokoh-Tokoh Pemikir (ULIL ALBAB), ULIL AMRI dan ULIL ABSHOR.

Pasal 2

Tujuannya adalah untuk memberdayakan umat dalam segala hal, seperti:

1. Cerdas

2. Sehat

3. Mampu

Keterangan:

Cerdas, karena pendidikannya terjamin.

Sehat, karena kesehatannya terjamin.

Mampu, karena ekonominya terjamin.

BAB II

TEMPAT DAN KEDUDUKAN

FRONT PENYELAMAT ISLAM bertempat di Kota Depok dan berkedudukan di Kota Depok.

Jika diperlukan bisa saja berpindah tempat dan kedudukan.

BAB III

BENTUK DAN SIFAT ORGANISASI

1. FRONT PENYELAMAT ISLAM berbentuk Organisasi Kemasyarakatan

2. FRONT PENYELAMAT ISLAM bersifat terbuka namun selektif dengan bersandarkan kepada SYARI’AT SLAM (Alqur’an dan Hadis).

BAB IV

LAMBANG ORGANISASI

FRONT PENYELAMAT ISLAM berlambangkan:

1. Pedang dengan tulisan kalimat Tauhid berlatarbelakang warna hitam.

2. Kepulauan Indonesia (Nusantara).

3. Bendera Hitam bertuliskan kalimat Tauhid.

BAB V

MAKNA LAMBANG ORGANISASI

1. Pedang bermakna melakukan Jihad Fisabilillah.

2. Kepulauan Indonesia bermakna Tempat dan Kedudukan Organsasi

3. Bendera Hitam bermakna Bendera Panji Islam yang berlaku Universal.

BAB VI

SYARAT-SYARAT UNTUK MENJADI PENGURUS/ANGGOTA

Syarat-syarat untuk menjadi Pengurus/Anggota diatur sebagai berikut:

1. Muslim dan Muslimah.

2. Taat kepada Allah dan Rosulnya.

3. Memiliki Ghirah terhadap Islam.

4. Mengutamakan Alqur’an dan Assunnah ketimbang Ro’yu (Pikiran).

5. Mengedepankan Prinsip Tabayun dan kehati-hatian dalam setiap perilaku.

6. Siap menerima Perintah dan Sanksi jika melanggar aturan.

BAB VII

HAK DAN KEWAJIBAN

Pasal 1

Hak dan Kewajiban Pengurus

Hak dan Kewajiban Pengurus lebih lanjut diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 2

Hak dan Kewajiban Anggota

Hak dan Kewajiban Anggota lebih lanjut diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB VIII

IKHWAL KERAHASIAAN

FRONT PENYELAMAT ISLAM memberlakukan hal-hal yang dianggap RAHASIA, karena:

1. Memang harus dirahasiakan karena untuk kepentingan Organisasi

2. Atas Perintah Komandan atau Panglima atau PANGLIMA TERTINGGI

BAB IX

SANKSI TERHADAP PELANGGARAN

Setiap Pengurus maupun Anggota dapat dikenakan SANKSI, jika:

1. Melanggar SUMPAH atau JANJI

2. Melakukan hal-hal yang melanggar Syari’at Islam

BAB X

PENUTUP

Segala hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga Organisasi FRONT PENYELAMAT ISLAM.

Demikian isi dan bunyi dari ANGGARAN DASAR ORGANISASI FRONT PENYELAMAT ISLAM.

Berlaku sejak ditetapkan.

Kota Depok, 22 Syawal 1436 Hijriyah atau 07 Agustus 2015 Masehi

FRONT PENYELAMAT ISLAM

UNTUK IZUL ISLAM WALMUSLIMIN

Kamis, 28 Januari 2016

SubhnaAllah.. Orang Papua Berbondong Bondong Masuk Islam

 

Hidayah Memang Bisa Datang Untuk Siapa saja contohnya untuk Sahabat Kita ini Yang Ada Di Papua.


MEREKA BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM
Ustadz Fadzlan Rabbani Garamatan adalah sosok yang sederhana dan bersahaja, namun dibalik kesederhanaannya tersimpan gelora yang luar biasa untuk mendakwahkan agama Islam yang mulia. Satu ucapan beliau yang terus terngiang: "Saya merasa rugi dan resah jika sehariiii saja tidak mendakwahkan agama Allah yang haq ini". Alasannya karena begitu banyak manusia di sekeliling kita belum mendapatkan penerangan dakwah.. bagaimana jika mereka nanti Mati dan Allah bertanya pada kita, mengapa tidak ada yang mendakwahkan Islam kepadanya?
Tidak heran jika -bifadzlillah- kemudian kerja kerasnya berdakwah di pedalaman Irian jaya membuahkan hasil yang terkadang susah dicerna dgn akal biasa. Tercatat 227 kepala suku dengan puluhan ribu pengikutnya masuk Islam. Tak heran deretan penghargaan -yang sebenarnya tidak beliau harapkan- pun diterimanya, diantaranya sebagai Tokoh Perubah versi Republika tahun 2010.
Berkesempatan mewawancarai beliau dalam sebuah shooting di WESAL TV, sungguh terharu mendengar kiatnya agar dakwah mudah diterima:
1. Berdakwahlah dengan keikhlasan yang seikhlas ikhlasnya.
2. Jangan pernah punya kepentingan & mengharapkan dunia saat berdakwah.
3. Milikilah kasih sayang yang tinggi terhadap mereka yg didakwahi sehingga ambisi kita adalah bagaimana orang tersebut mendapatkan hidayah Allah.
4. Bersiaplah menanggung seberat apapun resiko di jalan dakwah, karena kesulitan itu tidak akan ada bandingannya dengan manisnya keledzatan iman yang akan dirasakan.
Selain pernah difitnah dan dipenjara, ustadz Fadzlan juga pernah ditombak kakinya oleh salah satu orang yang didakwahinya di pedalaman Papua, tetapi beliau sama sekali tidak takut, marah apalagi dendam. Beliau tetap mendatanginya dengan tujuan mengajaknya kepada Islam, saat itu sang penombak ternyata sedang sakit, dan yang menghiburnya adalah ustadz yang pernah disakitinya. Akhirnya dia pun masuk Islam.
Selain terbiasa jalan kaki hampir dua minggu untuk mencapai pedalaman, menembus gulungan ombak yang dengan perahu sederhana, yang paling heroik adalah bagaimana beliau memberdayakan muallaf yang tadinya tak berpakaian, bukan hanya menjadi berpakaian tetapi juga mengirimka ribuan binaannya ke berbagai wilayah di Indonesia untuk memperdalam agama dan live skill, juga memberdayakan ekonomi masyarakat binaannya dengan membuat berbagai produk kerajinan dan makanan, bahkan sebuah lembaga bernama "Alfatihkaaffah Nusantara" beliau dirikan sebagai pusat pengkoordinasian muallaf dari Papua. Saya berfikir, bisa jadi pemerintah pun belum mampu malakukan hal seperti ini di Papua (dalam mencerdaskan, memberdayakan serta meningkatkan iman puluhan ribu warga).

Lihat Video Nya Di Sini  :

Saat ini beliau juga berdakwah di Rusia, dan beliau berkata: Sungguh mereka memasuki agama Allah dengan berbondong-bondong. Dengan segala kelebihan dan kekurangan beliau..kami ucapkan : Semoga Allah Ta'ala merahmati ustadz dan kami semua.. dan menjadi cambuk bagi kami agar bisa meniru jejak ustadz dalam mendakwahkan agama Islam ini...

0 komentar:

Kata-Kata Mutiara

(Oleh : Imam Supriadi)

A. PERIHAL KEBENARAN :

1. Kebenaran bukan diukur dari banyak dan sedikitnya orang yang berpendapat melainkan diukur dari kedalaman hati yang paling dalam yakni Hati Nurani.

2. Nyatakanlah yang benar itu Benar dan yang salah itu Salah, walau pahit sekalipun.

3. Menyatakan kebenaran tidak mesti berbuah pada hari yang sama.

4. Mengusung kebenaran pastilah banyak tentangan dan tantangannya.

5. Kebenaran sejati hanya ada di akhirat kelak. Tetapi kebenaran di dunia bukanlah tidak diperjuangkan, meski banyak tentangan dan tantangannya.

6. Berbuat kebaikan belum tentu berbuah kebenaran, tetapi yakinlah jika berbuat kebenaran akan berbuah kebaikan.

B. PERIHAL CINTA :

1. Mencintai seseorang tidaklah harus mengorbankan segala-galanya, karena akan berakibat mencintai dengan secara membabibuta.

2. Cinta tidak diukur dari seberapa banyak orang yang dicintai telah memberikan harta dan bendanya, melainkan seberapa dalam ketulusan hati yang telah diperlihatkan untuk yang dicintainya.

3. Orang yang beriman mengukur cintanya berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadits.

4. Orang yang beriman itu cintanya semata hanya untuk Allah dan Rosulnya, bukan untuk kekasihnya atau siapapun yang bisa menjebaknya menjadi imannya berat sebelah.

5. Isteri yang sholihah adalah isteri yang bersolek karena tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Artinya, ia bersolek karena untuk kebutuhan suami tercinta, demi menjaga keutuhan cintanya kepada suami tercinta.

6. Cinta karena nafsu akan cepat pudar, tetapi Cinta karena Iman akan tetap langgeng.

7. Isteri yang setia adalah isteri yang bisa menjaga martabat suami dan dirinya.

8. Berbahagialah sepasang kekasih yang bisa selamat sampai ke pelaminan karena telah menjaga ‘harta’ yang paling berharga, karena ‘harta’ itu hanya diberikan ketika ijab qobul selesai diucapkan dihadapan Penghulu, Wali dan Para Saksi.

Ulang Tahun PKI di GELORA BUNG KARNO

PEMBANTAIAN MUSLIM DI ZANZIBAR - TANZANIA

(Tab Widget 3)