Tafsir Al Anfaal Ayat 62-75
Ayat 62-66: Penyatuan umat, pertolongan Allah kepada Rasul-Nya, serta dorongan untuk berperang
وَإِنْ يُرِيدُوا أَنْ يَخْدَعُوكَ فَإِنَّ حَسْبَكَ اللَّهُ هُوَ الَّذِي أَيَّدَكَ بِنَصْرِهِ وَبِالْمُؤْمِنِينَ (٦٢) وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا مَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ إِنَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (٦٣) يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَسْبُكَ اللَّهُ وَمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ (٦٤) يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى الْقِتَالِ إِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ عِشْرُونَ صَابِرُونَ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ وَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ مِائَةٌ يَغْلِبُوا أَلْفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لا يَفْقَهُونَ (٦٥) الآنَ خَفَّفَ اللَّهُ عَنْكُمْ وَعَلِمَ أَنَّ فِيكُمْ ضَعْفًا فَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ مِائَةٌ صَابِرَةٌ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ وَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ أَلْفٌ يَغْلِبُوا أَلْفَيْنِ بِإِذْنِ اللَّهِ وَاللَّهُ
مَعَ الصَّابِرِينَ (٦٦
Terjemah Surat Al Anfaal Ayar 62-66
62. Dan jika mereka hendak menipumu[1], maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindung) bagimu. Dialah yang memberikan kekuatan kepadamu dengan pertolongan-Nya dan dengan (dukungan) orang-orang mukmin,
63. Dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman)[2]. Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka[3]. Sungguh, Dia Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
64. Wahai Nabi (Muhammad)! Cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan (cukuplah bagimu) orang-orang mukmin yang mengikutimu[4].
65. Wahai Nabi (Muhammad)! Kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang[5]. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan seribu orang kafir[6], karena orang-orang kafir itu adalah kaum yang tidak mengerti[7].
66.[8] Sekarang Allah telah meringankan kamu karena Dia mengetahui bahwa ada kelemahan padamu. Maka jika ada di antara kamu ada seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang (musuh); dan jika di antara kamu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang dengan seizin Allah[9]. Allah beserta orang-orang yang sabar[10].
67.[11] Tidaklah pantas, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan[12] sebelum dia dapat melumpuhkan[13] musuhnya di bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawi[14] sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu)[15]. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana[16].
Ayat 68-71: Musyawarah termasuk nikmat yang sempurna lagi penting, berlakunya ijtihad dalam masalah tawanan perang dan pengaruhnya bagi jiwa, serta bolehnya memakan harta ghanimah
مَا كَانَ لِنَبِيٍّ أَنْ يَكُونَ لَهُ أَسْرَى حَتَّى يُثْخِنَ فِي الأرْضِ تُرِيدُونَ عَرَضَ الدُّنْيَا وَاللَّهُ يُرِيدُ الآخِرَةَ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (٦٧)لَوْلا كِتَابٌ مِنَ اللَّهِ سَبَقَ لَمَسَّكُمْ فِيمَا أَخَذْتُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ (٦٨) فَكُلُوا مِمَّا غَنِمْتُمْ حَلالا طَيِّبًا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (٦٩) يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِمَنْ فِي أَيْدِيكُمْ مِنَ الأسْرَى إِنْ يَعْلَمِ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ خَيْرًا يُؤْتِكُمْ خَيْرًا مِمَّا أُخِذَ مِنْكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (٧٠) وَإِنْ يُرِيدُوا خِيَانَتَكَ فَقَدْ خَانُوا اللَّهَ مِنْ قَبْلُ فَأَمْكَنَ مِنْهُمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ (٧١)
Terjemah Surat Al Anfaal Ayar 68-71
68.[17] Sekiranya tidak ada ketetapan terdahulu dari Allah[18], niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena (tebusan) yang kamu ambil.
69. Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu peroleh itu, sebagai makanan yang halal lagi baik[19], dan bertakwalah kepada Allah[20]. Sungguh, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang[21].
70.[22] Wahai Nabi (Muhammad)! Katakanlah kepada para tawanan perang yang ada di tanganmu, "Jika Allah mengetahui ada kebaikan di dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan yang lebih baik dari apa (tebusan) yang telah diambil darimu[23] dan Dia akan mengampuni kamu[24].” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
71. Tetapi jika mereka (tawanan itu) hendak mengkhianatimu (Muhammad)[25] maka sesungguhnya sebelum itu pun mereka telah berkhianat kepada Allah[26], lalu Dia memberikan kekuasaan kepadamu atas mereka[27], Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.
Ayat 72-75: Keutamaan kaum muhajirin di atas selain mereka, keutamaan kaum Anshar ketika mereka memberikan tempat dan pertolongan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan bahwa kekafiran sama keadaan agamanya, serta pembatalan kewarisan jika tertuju kepada selain kerabat
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّى يُهَاجِرُوا وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلا عَلَى قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ (٧٢) وَالَّذِينَ كَفَرُوا بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ إِلا تَفْعَلُوهُ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الأرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيرٌ (٧٣) وَالَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ (٧٤) وَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْ بَعْدُ وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا مَعَكُمْ فَأُولَئِكَ مِنْكُمْ وَأُولُو الأرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَى بِبَعْضٍ فِي كِتَابِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ (٧٥
Terjemah Surat Al Anfaal Ayar 72-75
72.[28] Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah[29] dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan memberi pertoIongan (kepada muhajirin)[30], mereka itu satu sama lain saling melindungi[31]. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikit pun bagimu melindungi mereka, sampai mereka berhijrah[32]. (Tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama[33], maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah terikat perjanjian antara kamu dengan mereka[34]. Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan[35].
73. Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka melindungi sebagian yang lain[36]. Jika kamu tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah (saling melindungi)[37], niscaya akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan yang besar[38].
74.[39] Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang muhajirin), mereka itulah orang yang benar-benar beriman[40]. Mereka memperoleh ampunan[41] dan rezeki (nikmat) yang mulia[42].
75. Dan orang-orang yang beriman setelah itu[43], kemudian berhijrah dan berjihad bersamamu maka mereka termasuk golonganmu[44]. Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat)[45] menurut kitab Allah[46]. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
- See more at:







0 komentar:
Posting Komentar